Wrokshop Daring Kehumasan Resmi Ditutup
|
Pinrang – Badan Pengawas Pemilihan Umum. Rabu (27/05/2020) Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menggelar acara penutupan Workshop Kehumasan yang dirangkaikan dengan Refleksi dan Halal bi Halal Kehumasan. Dengan selesainya kegiatan yang menyajikan beberapa pembahasan yang sangat menarik, ini diharapkan dapat meningkatkan peran kehumasan di lingkup Bawaslu.
\n
\nHumas merupakan corong terdepan untuk membangun suatu citra lembaga. Biarpun banyak karya, prestasi, atau penghagaan yang didapatkan suata lembaga, namun tidak dapat dimunculkan, maka itu tidak akan membangun suatu lembaga. Hal-hal yang disajikan melalui media yang dimiliki tentu akan menjadi sorotan publik tentang kinerja yang dilakukan.
\n
\n“Kita harus meningkatkan peran humas, perlu ada evaluasi pasca dari kegiatan ini, karena rangkaian sesi yang yang telah dipaparkan pemateri dianggap mewakili apa yang dibutuhkan oleh humas kita”, jelas Sudirman Rahim, Kepala Sekretariat Bawaslu Prov.Sulsel.
\n
\nMardiana Rusli juga sempat menjadi pemateri dalam salah satu sesi kegiatan tersebut, menyempatkan diri hadir dalam kegiatan ini dan memberikan beberapa masukan tentang pentingnya kehumasan bagi lembaga.
\n
\n“Humas perlu membuat dan menyimpan dokumen penting, kelak bisa menjadi bahan uji atau alat bukti jika ada sengketa. Humas juga berperan sebagai jembatan antara Bawaslu dan publik. Dari sisi publikasi, Humas berperan untuk mendorong partisipasi publik sekaligus publik juga mengetahui kinerja Bawaslu”, ujar Mardiana.
\n
\nDalam kesempatannya, Kordiv Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Saiful Jihad mengungkapkan refleksi adalah salah satu cara untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Karena namanya refleksi, maka kami di provinsi ingin melihat dan bercermin kembali dari apa yang telah dilakukan agar kedepan kita dapat melakukan perbaikan.
\n
\n“Humas tidak sekedar bicara soal berita dan lain sebagainya, tentunya juga bagimana kita membangun jejaring ke media eksternal dan yang paling penting adalah ketika kita sudah mempelajari harus diaplikasikan dan terus berlatih”, jelas Saiful.
\n
\nKetua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, H.L Arumahi dalam sambutannya menuturkan kita harus membenahi konten lembaga Bawaslu. Secara faktual dasarnya sudah ada sehingga tinggal menguatkan kapasitas sehingga dapat dimaksimalkan.
\n
\n“Kita menyadari bahwa Bawaslu adalah lembaga publik jadi publik punya hak untuk mengetahui apa yang kita kerjakan sebagai lembaga publik. Kita sudah memulai dan berproses, tidak boleh berhenti kita harus menunjukkan bahwa kita sudah berubah dan menjadi lebih baik”, kata Arumahi.
\n
\nLanjut Arumahi menambahkan, kita sudah berproses sehingga proses inilah yang harus kita evaluasi dimana kelemahannya, dimana yang harus kita kuatkan dan apa kendalanya. Tak lupa Ketua Bawaslu berterima kasih kepada semua pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik. Masih dalam suasana Ramadhan, beliau menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sekaligus menutup Workshop Penguatan Peran dan Tugas Kehumasan.
\n
\nWorkshop kegiatan ini diikuti oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten Pinrang yang membidangi Humas dan Hubal, serta 2 orang staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pinrang.
\n
\nHUMAS