Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Parepare laksanakan ngabuburit, Ruslan hadir sebagai narasumber

H

Ngabuburit Bawaslu Kota Parepare

Parepare — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasandengan tema “Harmoni Tata Kelola Pengawasan untuk Pemilu Berkualitas” yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Tinta Hijau Bersahaja, Kamis, 05 Maret 2026 di Kantor Bawaslu Kota Parepare.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota beserta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kota Parepare, tamu undangan dari Alumni Panwaslu Kecamatan, Direktur PT Tinta Hijau Bersahaja, perwakilan organisasi Nasiyatul Aisyiyah, perwakilan SKPP, perwakilan P2P, serta perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare.

Ketua Bawaslu Kota Parepare dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan dan buka puasa bersama ini merupakan momentum yang dimanfaatkan untuk menindaklanjuti arahan Bawaslu RI dalam mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang positif.

“Momen ini kami ambil sebagai bagian dari arahan Bawaslu RI untuk melaksanakan kegiatan ngabuburit sekaligus buka puasa bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kota Parepare dengan PT Tinta Hijau Bersahaja. Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pengembangan pendidikan demokrasi dan penguatan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Ketua Bawaslu Kota Parepare menjelaskan bahwa PT Tinta Hijau Bersahaja nantinya akan berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Parepare dalam melaksanakan berbagai kegiatan edukasi demokrasi, salah satunya melalui kegiatan debat hukum pemilu bagi pelajar tingkat SMA.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai demokrasi dapat tertanam sejak dini kepada para pelajar sebagai pemilih pemula, sehingga mereka dapat memahami proses demokrasi serta mengetahui bagaimana penyelenggaraan pemilu berlangsung.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pendidikan demokrasi dapat tertanam kepada generasi muda, khususnya pemilih pemula, sehingga masyarakat dapat memahami dan menyaksikan bagaimana proses pemilu itu berlangsung,” jelasnya.

Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Saiful Jihad, turut mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui Zoom dan memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti instruksi Bawaslu RI untuk mengisi aktivitas Ramadan dengan kegiatan yang memperkuat nilai-nilai demokrasi. Ia menekankan bahwa penguatan demokrasi perlu terus digaungkan agar kualitas demokrasi ke depan semakin baik.

“Kita perlu terus menggaungkan penguatan demokrasi karena kita berharap demokrasi kita semakin berkualitas. Oleh karena itu, kita dituntut untuk memaksimalkan pendidikan demokrasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap berbagai kegiatan pendidikan demokrasi yang dilakukan saat ini dapat memberikan dampak positif pada pelaksanaan pemilu yang akan datang.

“Harapannya, ketika memasuki tahapan Pemilu 2029 nanti, kita sudah bisa memanen hasil dari upaya pendidikan demokrasi yang kita lakukan hari ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rustan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare juga menyampaikan bahwa sebuah organisasi dapat berkembang dengan baik apabila di dalamnya dilakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk menghadapi tahapan-tahapan ke depan.

Ia menyampaikan bahwa salah satu tanggung jawabnya adalah melaksanakan sosialisasi kepada pemilih pemula. Kegiatan sosialisasi tersebut tetap berjalan dengan menghadirkan narasumber, meskipun tanpa pemberian honorarium sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan efisiensi anggaran.

Menurutnya, yang terpenting adalah kegiatan sosialisasi kepada pemilih pemula tetap dilaksanakan agar pemahaman mengenai demokrasi dan pemilu dapat terus ditingkatkan. Ia juga mengingatkan bahwa tahapan pemilu akan kembali berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, sehingga seluruh pihak diharapkan dapat mulai mempersiapkan diri serta terus melakukan evaluasi sebagai bekal menghadapi tahapan yang akan datang.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan juga diisi dengan sesi tausiyah demokrasi yang menghadirkan Ruslan, S.H., M.H., Anggota Bawaslu Kabupaten Pinrang, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Ruslan menegaskan bahwa tugas pengawas pemilu adalah memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menjelaskan bahwa dalam menjalankan fungsi pengawasan terdapat dua pendekatan utama yang harus dilakukan oleh pengawas pemilu, yakni pencegahan dan penindakan.

“Pencegahan dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat dan peserta pemilu agar tidak terjadi pelanggaran. Sementara penindakan dilakukan ketika ditemukan adanya pelanggaran yang harus ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Ruslan.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat hingga menjelang waktu berbuka puasa dan diakhiri dengan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi antar lembaga dan mitra pengawasan.

Penulis & redaksi: humasbawasluparepare

Editor:humasbawaslupinrang

Foto:humasparepare