Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pinrang Ngabuburit Ramadhan Bersama Suara Bumi Lasinrang Bahas Kepastian Hukum Pemilu

D

Bawaslu Pinrang Ngabuburit Ramadhan Bersama Suara Bumi Lasinrang Bahas Kepastian Hukum Pemilu

Pinrang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pinrang mengisi momentum bulan suci Ramadhan dengan kegiatan Ngabuburit Ramadhan melalui podcast bersama Suara Bumi Lasinrang (SBL). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Bawaslu Pinrang, Ruslan Wadud, SH., MH, yang membahas berbagai aspek penegakan hukum dalam pemilu serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan.Rabu,11 Maret 2026.

Dalam perbincangan yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut, Ruslan menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan pemilu terdapat beberapa jalur hukum yang dapat ditempuh apabila terjadi pelanggaran, mulai dari pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik, hingga pidana pemilu.

Menurutnya, setiap jenis pelanggaran memiliki mekanisme penanganan yang berbeda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Penegakan hukum pemilu sejatinya merupakan bentuk perlindungan terhadap hak pilih masyarakat, agar setiap suara rakyat tetap bermakna dalam demokrasi,” ujar Ruslan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan mengenai peran Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang merupakan kerja sama antara Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan dalam menangani dugaan tindak pidana pemilu.

Ruslan menegaskan bahwa keberadaan Gakkumdu menjadi sangat penting untuk memastikan proses penegakan hukum pemilu berjalan secara profesional, cepat, dan transparan.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa beberapa bentuk pelanggaran yang kerap muncul di lapangan antara lain politik uang, kampanye di luar ketentuan, serta penyalahgunaan fasilitas.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu berperan aktif dalam melakukan pengawasan partisipatif.

“Bawaslu membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Ketika masyarakat berani melapor jika menemukan dugaan pelanggaran, maka demokrasi akan semakin kuat dan berintegritas,” tambahnya.

Melalui kegiatan Ngabuburit Ramadhan bersama Suara Bumi Lasinrang ini, Bawaslu Pinrang berharap masyarakat dapat lebih memahami jalur hukum pemilu serta semakin sadar akan pentingnya menjaga keadilan dan integritas demokrasi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat literasi demokrasi kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang sarat dengan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.

Penulis:humas

Foto:humas