Kick Off P2P Daring 2025, Bawaslu Teguhkan Komitmen Kolaborasi Tanpa Batas
|
Pinrang, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Dalam upaya memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia secara resmi melaksanakan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Dalam Jaringan (P2P Daring) 2025, Kamis malam (23/10/2025). Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu RI pada pukul 20.00 WIB dengan mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat.”
Kegiatan pembukaan ini menjadi momentum penting bagi Bawaslu RI untuk meneguhkan kembali komitmen kolaboratif dengan berbagai elemen masyarakat dalam mendorong budaya pengawasan yang inklusif dan berkelanjutan.
Acara dibuka secara resmi oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu RI, Lolly Suhenti. Dalam sambutannya, Lolly menegaskan bahwa semangat pengawasan partisipatif harus terus dijaga dan dikembangkan tanpa mengenal batas waktu maupun ruang.
“Dua konteks pekerjaan Bawaslu dalam pertemuan kali ini, yang pertama adalah bagaimana melakukan upaya berkelanjutan melalui konsolidasi masyarakat sipil untuk penguatan pengawasan partisipatif jangka panjang. Yang kedua, melalui kick off P2P ini kita menunjukkan bahwa kerja Bawaslu tidak semata bergantung pada anggaran. Teman-teman di lapangan sudah bekerja luar biasa dan banyak melakukan terobosan tanpa berbasis anggaran,” ungkapnya.
Dari Kabupaten Pinrang Aswar , selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Pinrang, turut serta mengikuti kegiatan ini secara daring bersama jajaran peserta P2P . Ia menyampaikan bahwa program P2P Daring menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran masyarakat untuk turut aktif mengawasi setiap tahapan pemilu.
“Pendidikan Pengawas Partisipatif bukan sekadar kegiatan daring, tetapi wadah untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa pengawasan adalah tanggung jawab kita semua. Kami di Bawaslu Pinrang sangat mendukung dan siap menindaklanjuti kegiatan ini di tingkat daerah,” ujar Aswar
Lebih lanjut, Aswar menambahkan bahwa pelaksanaan P2P Daring menjadi ruang belajar dan kolaborasi yang efektif bagi seluruh kader pengawas partisipatif di Indonesia, termasuk di Kabupaten Pinrang. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul inovasi dan sinergi antarpegiat pengawasan dari berbagai latar belakang organisasi dan komunitas.
Suasana kebersamaan dan semangat kolaboratif terasa jelas dalam kegiatan tersebut. Para peserta dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan berbagi pengalaman mengenai strategi pengawasan partisipatif di wilayah masing-masing.
Program P2P Daring 2025 diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader pengawas partisipatif dalam menjalankan fungsi edukasi pemilu, pengembangan jaringan, pemberdayaan komunitas,serta penguatan demokrasi di tingkat lokal. Dengan demikian, Bawaslu dapat terus memperluas jangkauan pengawasan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif dan berkesinambungan.
Sebagai bagian dari agenda nasional Bawaslu RI, kegiatan ini juga menjadi tonggak penting menuju Pemilu 2029 yang bermartabat, jujur, dan adil.
Melalui P2P Daring 2025, Bawaslu meneguhkan tekad untuk terus berkolaborasi tanpa batas dengan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan demokrasi yang berkualitas di Indonesia.
Penulis: humas
Foto: youtube Bawaslu RI