Penguatan Kelembagaan Bawaslu Digelar, Kejari dan Sekda Apresiasi Kinerja Pengawasan Pemilu
|
Pinrang, 12 Agustus 2025 – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pinrang menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan pada Selasa (12/8) di MS Hotel Pinrang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat peran pengawasan pemilu, meningkatkan integritas kelembagaan, serta membangun sinergi lintas sektor, pasca Pemilu dan Pilkada serentak 2024.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pinrang, Agung Bagus Kade Kusimantara, SH., MH., Sekretaris Daerah (Sekda) Pinrang A. Tjalo Kerrang, S.P., M.Si., serta Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Andarias Duma, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Hadir pula Ketua dan Anggota Bawaslu Pinrang bersama jajaran, serta unsur forkopimda Kab.Pinrang dan dari unsur partai politik, OKP, hingga masyarakat sipil.
Dalam sambutannya, Kejari Pinrang menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bawaslu yang dinilai tidak hanya aktif dalam pengawasan tahapan pemilu, tetapi juga konsisten memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula.
"Saya mengapresiasi kinerja Bawaslu yang tidak hanya fokus pada tahapan pemilu, tetapi juga aktif melakukan pengawasan di luar tahapan dan memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula," ujar Agung Bagus.
Sementara itu, Sekda Pinrang, A. Tjalo Kerrang, menegaskan pentingnya menjaga marwah kelembagaan serta membangun komunikasi dan sinergi antar institusi demi penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.
Ketua Bawaslu Pinrang menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak, serta menekankan komitmen Bawaslu terhadap integritas dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Andarias Duma, dalam sambutannya mengapresiasi peran aktif masyarakat Pinrang sehingga pemilu dapat berjalan dengan minim pelanggaran. Ia juga berharap adanya penyempurnaan regulasi kepemiluan di masa mendatang untuk memperkuat peran pengawas pemilu. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan bahwa Pinrang yang sebelumnya masuk zona merah, kini menunjukkan penurunan indeks kerawanan pemilu secara signifikan.
Forum ini juga menghadirkan pemateri dan diskusi yang terbagi kepada dua sesi yang dipandu oleh Aswar dan Ruslan anggota Bawaslu Pinrang, dengan menghadirkan dua pemateri disesi pertama yakni Muhammad Syahrir Heryanto dan Hasrudin Pagajang, S.H., Tenaga Ahli DPR RI. Dalam pemaparannya, Hasrudin menyoroti perubahan signifikan dalam kewenangan Bawaslu.
"Kini hasil kajian Bawaslu bersifat mengikat bagi KPU, berbeda dengan sebelumnya yang hanya bersifat rekomendasi. Ini menunjukkan peningkatan kepercayaan terhadap peran pengawasan Bawaslu,"jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran gagasan antar stakeholder, termasuk dari partai politik (PKS, PKB, Gerindra,Nasdem) yang hadir, Dinas PMD, OKP, dan perwakilan masyarakat.
Selanjutnya, sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan dari dua narasumber lainnya, yaitu Dirga Akhmad, SH., MH., dan Abd. Hafid, S.Sos., M.Si., yang keduanya memiliki latar belakang sebagai akademisi. Mereka memberikan perspektif teoritis dan praktis mengenai penguatan kelembagaan pengawas pemilu serta pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawas, institusi pemerintah, dan masyarakat sipil dalam menciptakan pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Acara ditutup dengan harapan bersama untuk terus memperkuat kelembagaan pengawasan pemilu, guna mendukung terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan di masa mendatang.
Penulis:humas
Foto:Akbar