Pilketos Serentak Pinrang, Sekolah Jadi Ruang Belajar Demokrasi bagi Siswa
|
Pinrang — Pelaksanaan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pilketos) serentak tingkat Kabupaten Pinrang tahun 2026 terus dipersiapkan melalui penguatan pemahaman teknis bagi sekolah dan siswa. Hal tersebut dilakukan melalui sosialisasi petunjuk teknis pelaksanaan dan pengawasan Pilketos yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Sulawesi Selatan, Baharuddin Iskandar, dan diikuti oleh siswa, panitia Pilketos, serta Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dari sekolah-sekolah di Kabupaten Pinrang.
Sosialisasi tersebut menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan Pilketos, termasuk peran masing-masing pihak dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
Kegiatan juga menghadirkan unsur KPU dan Bawaslu sebagai bagian dari upaya memperkenalkan praktik demokrasi kepada siswa melalui pengalaman langsung di lingkungan sekolah. Anggota KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Hasruddin Husen, turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Dari jajaran Bawaslu, Kordiv HPPH Bawaslu Kabupaten Pinrang Aswar, S.Psi., M.I.Kom., turut mengambil bagian dalam penguatan edukasi demokrasi bagi siswa. Keterlibatan Bawaslu diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya proses pemilihan yang tertib, berintegritas, serta menghormati hak setiap peserta dalam menentukan pilihan.
Bagi siswa, Pilketos bukan hanya tentang menentukan sosok yang akan memimpin organisasi siswa. Proses tersebut juga dapat menjadi pengalaman awal dalam memahami bagaimana sebuah pemilihan berlangsung, bagaimana aturan dijalankan, serta bagaimana perbedaan pilihan tetap dapat disikapi dengan saling menghargai.
Aspek tersebut menjadi penting karena sekolah merupakan salah satu lingkungan awal bagi generasi muda dalam mengenal nilai-nilai demokrasi. Melalui Pilketos, siswa dapat belajar mengenai partisipasi, tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan, dan sikap menghormati keputusan bersama.
Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Saiful Jihad, M.Ag., juga turut memberikan penguatan dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan Pilketos dipandang sebagai proses yang membutuhkan keterlibatan bersama, tidak hanya dari KPU dan Bawaslu, tetapi juga sekolah, guru, panitia, MPK, serta para siswa.
Panitia Pilketos dan MPK sebagai pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan di sekolah mendapatkan pembekalan agar mampu menjalankan tugas sesuai peran masing-masing. Pemahaman terhadap petunjuk teknis diharapkan dapat membantu menciptakan proses pemilihan yang teratur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui sosialisasi ini, sinergi antara unsur pendidikan, KPU, Bawaslu, dan sekolah terus diperkuat dalam mendukung pelaksanaan Pilketos serentak Kabupaten Pinrang tahun 2026.
Lebih dari sekadar pemilihan Ketua OSIS, Pilketos diharapkan menjadi ruang praktik demokrasi bagi siswa untuk belajar berpartisipasi, menggunakan hak pilih, menghargai perbedaan, serta bertanggung jawab terhadap proses dan keputusan bersama.
Penulis:humas
Foto:humas